Sabtu, 28 April 2012

Istri Adalah Amanat


Banyak manusia mengira bahwa ketika mereka menikahi wanita, berarti para wanita itu telah menjadi milik mereka. Mereka menyangka bahwa istri berada dibawah kekuasaan mereka yang bisa diperlakukan sesuka hati. Ini jelas-jelas keliru. Istri mu sebetulnya adalah amanat. Engkau kelak akan ditanya tentangnya pada hari kiamat, saat berada dihadapan Allah SWT. Apakah engkau lupa bahwa saat menandatangani akad nikah berarti engkau telah diserahi amanat berupa istri mu?


                Allah Swt. Berfirman, “para istri telah mengambil perjanjian yang kuat (ghalizhan) dari kalian” (Q.S al-nisa :21). Akad nikah adalah satu-satunya perjanjian yang Allah gambarkan dengan kata ghalizhan (kuat).
                Sungguh ia merupakan yang sangat tegas dan kuat. Apakah engkau bisa merasakannya?
                Pernahkah engkau berpikir bahwa ketika engkau melarang istrimu mengunjungi keluarganya berarti engkau telah khianati amanat? Ingatlah ketika engkau berjabat tangan dengan ayahnya berkata pada mu, “jagalah ia! Ia merupakan amanat yang berada dipundakmu.”
                Pernahkah engkau berpikir ketika engkau memukul istrimu berarti engkau telah mengkhianati amanat? Wahai suami, jangan sampai engkau bermurah hati pada istri mu ketika memberikan restu untuk mengunjungi keluarganya.
                Dan engkau, sudariku yang mulia, adalah amanat suami mu dirumah. Maka, jagalah rahasianya dan berusahalah menaatinya. Jangan kaumasukkan ke rumah orang yang tidak ia suka. Berusahalah mendidik anak-anak mu secara islami. Itulah beberapa hal yang membuatmu menjadi orang yang bisa dipercaya dirumah.

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites